ROOSE KITIES ANDADARI, PhD & FEB DI MATA BELIAU

Posted: April 18, 2011 in Liputan, Profil

Profil dosen kali ini E-TIME mengangkat tentang sosok ibu dosen yang kebetulan sekarang menjabat sebagai Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomika dan bisnis (FEB), dan E-Business adalah salah satu mata kuliah yang beliau ampu. Mungkin tidak asing bagi para mahasiswa khususnya progdi manajemen. Beliau sudah 35 tahun berada di UKSW,  yaitu Roose Kities Andadari, atau sering di sapa dengan Bu Ross oleh para mahasiswa FEB.

Menjadi bagian dari keluarga besar FEB adalah suatu kebahagiaan. Kurang lebih separuh hidupnya didedikasikan untuk FEB dan UKSW. Beliau mendapatkan gelar S1-nya di UKSW, S2 di Yonsei, Korea, dan S3 di Belanda.

Beliau mengaku tidak ada kendala yang berarti selama menjadi seorang dosen di FEB. Beliau mengungkapkan bahwa lingkungan di FEB cukup menyenangkan, karena  terletak di Kota Salatiga yang tenang, dan akses untuk ke kampus juga mudah tidak ada kemacetan layaknya di Jakarta yang memakan waktu lama untuk menuju suatu tempat tujuan.

“saya dulu pernah lupa kalau hari itu ada make up class, salah satu mahasiswa menelpon saya dan memeberitahukan kalau ada make up Class hari itu, yah.. saya hanya 15 menit untuk prepare dan berangkat ke kampus, Salatiga kan tidak ramai seperti Jakarta yang waktunya habis di jalan saja, jadi dengan waktu 15 menit sudah sampai di kampus”, ujar Bu Roos, sembari mengingat pengalaman mengajarnya di UKSW.

Beliau juga mengungkapkan kalau situasi kerja di FEB sangat menyenangkan, selalu merasa enjoy setiap hari bekerja di FEB, energi para mahasiswa juga masih sangat besar. Berbicara mengenai mahasiswa, saat beliau masih menjadi mahasiswi di UKSW, beliau juga pernah menjadi Asisten Dosen, ”dulu itu saya kalau ngajar malu – malu, sampai suatu hari saya ditertawakan sahabat saya saat saya mengajar di kelas asisten lebih suka menundukan kepala dan tidak berani menatap seluruh mahasiwa di kelas asisten saya”, cerita Bu Roos

Akhir- akhir ini Facebook digunakan para dosen sebagai salah satu alat untuk menshare bahan kuliah, materi tes, dan lain- lain. Beliau mengaku  Gaptek menggunakan Facebook,Twitter, dan jejaring soial lainnya. Bu Roos lebih suka melihat keaktifan mahasiswanya, mahasiswa harus mencari bahan atau materi kuliahnya sendiri dan tidak lagi hanya mengandalkan informasi atau materi yang disajikan di dalam kelas saja, karena pengetahuan bukan hanya datang  melalui materi yang disajikan di kelas, melainkan pengetahuan dapat diperoleh dimanapun.

“harapan saya semoga terwujud visi dan tujuan dari FEB, agar nantinya semua tepacu untuk menjadi TOP 50 ASEAN, atau fakultas 50 terbesar di ASEAN, yang nantinya dapat bersaing dengan Negara- Negara lain seperti, Malaysia, Singapore, Philipina dan Negara- negara lainya. Untuk mahasiswanya sendiri saya sangat berharap motto UKSW “CREATIVE MINORITY” harus tercapai, bukan hanya hard skill, namun juga soft skill harus terwujud, agar lulusan UKSW mampu bersaing dengan lulusan universitas besar Negara lain, dan diharap mahasiswa lebih kompetitif”, cetus beliau disaat akhir wawancara.

Yuni Purwanti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s