Air Mata, Mata Airku

Posted: Maret 7, 2008 in Berita
Tag:, , , ,

Himpunan Mahasiswa Pecinta Alam Mitra Gahana (HMPA MG) mengadakan acara “bersih-bersih” mata air Senjoyo, Kabupaten Semarang dengan tajuk “Air Mata, Mata Airku” Sabtu (2/2/2008). Dengan total peserta kegiatan sebanyak 20 orang.

Keadaan sumber mata air Senjoyo semakin memprihatinkan. Sampah bertebaran di sepanjang aliran. Kondisi ini diperparah oleh orang-orang yang mandi di sekitar sumber mata air dan dengan tenangnya membuang sampah.

Sampah-sampah tersebut sebagian besar merupakan sampah anorganik yang tidak bisa terurai. Plastik-plastik bekas sabun mandi, sampo dan sabun cuci bertebaran bebas di sekitar kawasan sumber mata air.

Berangkat dari sanalah HPMA MG mencanangkan kegiatan ini. Ketua umum HPMA MG Agung Surya menuturkan, “Kami memilih Senjoyo karena debit airnya yang mulai menurun dibandingkan lima tahun yang lalu.”

Dibandingkan dengan kondisi lima tahun yang lalu, debit sumber mata air Senjoyo jauh berkurang. Dulu, masyarakat sekitar dapat dengan tenang mandi, mencuci, bahkan minum dari sumber mata air Senjoyo. Sekarang mereka harus was-was untuk mandi. Air mulai berkurang dan terpaksa membiasakan diri untuk menghemat air.

Acara yang dimulai pukul 09.00 ini, diawali dengan observasi lingkungan Senjoyo. Dilanjutkan dengan diskusi tentang kondisi lingkungan serta langkah yang dapat diambil untuk menjaga keasrian sumber mata air. Diskusi dibawakan oleh narasumber Titik Permata dari Lembaga Swadaya Masyarakat Tanam Untuk Kehidupan (TUK). Diskusi berlangsung di bawah pepohonan yang rindang serta menjulang tinggi, tepatnya pendopo di atas sumber mata air.  Diskusi berjalan lancar hampir tanpa ada hambatan kecuali di saat yang sama terdapat acara perkemahan pramuka dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 01 Semarang.

Kegiatan yang bertujuan untuk menunjukan bahwa mahasiswa juga peduli terhadap lingkungan ini kemudian dilanjutkan dengan “bersih-bersih” sumber mata air Senjoyo. Ketua panitia kegiatan, Fajarrani Enggar mengungkapkan, “setelah diskusi seluruh peserta akan diajak untuk membersihkan sumber mata air yang nantinya akan terbagi dalam tiga kelompok.” Dengan menggunakan tangan (tanpa alat bantu-red) peserta membersihkan sumber mata air. Peserta diarahkan untuk membersihkan tiga titik yang telah dipilih oleh panitia. Setiap satu kelompok membersihkan satu titik.

Terpancar raut muka gembira di wajah para peserta meski badan harus basah dengan air. “Acaranya enak terutama pas bersihin kali. Bisa bersihin kali  sambil maen-maen,”  ungkap salah satu peserta, Martin. Peserta lain pun mengaku puas dengan acara yang disiapkan panitia. Sedangkan perwakilan dari Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi (Sema FE) Patricia Vallerie Klavert menuturkan “Acaranya bagus cuman kurang maksimal, acara bersih-bersihnya kurang lama.”

Ferrynela Purbo Laksono dan Aryadi Adi Nugroho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s